DO NOT MISS

PKS Pemalang

PKS Jateng

Galeri Foto

Nasional

Senin, 05 Februari 2018

BPKK PKS Pemalang, Konsen Isu Pengarus Utamaan Keluarga

* Menilik Seminar “Mengokohkan Cinta dalam menghadapi tantangan zaman now”


Pemalang.pks.id - Bidang Perempuan dan ketahananKeluarga dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Pemalang yang konsen terhadap isu pengarus utamaan keluarga, menggelar seminar keluarga “Mengokohkan Cinta dalam menghadapi tantangan zaman now”, Aula SLB Pemalang, Minggu (4/2/2018).
Ketua BPPKK, dr. Irma Suryani, mengatakan pihaknya sangat serius dalam persoalan pengarus utamaan tersebut. Hal ini karena tantangan zaman yang banyak mengikis keutuhan keluarga. “ Kegiatan ini sebagai salah satu wujud giat kami. Kami juga melayani konsultasi keluarga dalam wadah Rumah Keluarga Indonesia (RKI), konsultasi dilakukan dikantornya, yakni di Kantor DPD PKS Pemalang,” terangnya.
Dalam seminar sehari tersebut, sebagai pembicara adalah Ust. Hatta Syamsuddin,LC dan Robiah al Adawiyah, SH, pasangan konsultan keluarga dari Kota Solo. Pasangan ini menekankan agar keharmonisan selalu dijaga dengan cara-cara yang sederhana dan mudah dilakukan oleh pasangan. “Misal dengan sering mengucapkan cinta kepada pasangan kita. Menikmati, menghargai dan mensyukuri kebersamaan dengan pasangan kita,” ujar Rabiah dihadapan 100-an Pasutri.

Sementata, Hatta menyampaikan agar menjaga romantisme. Romantis tidak harus mahal tidak harus seperti film-film India. “romantis adalah perintah Allah, pergauli istrimu dengan makruf (baik), dan selanjutnya bikin program untuk menjaga keromantisan tersebut,” tandasnya. 
Dalam kesempatan ini hadir perwakilan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab, Pemalang, Perwakilan Muslimat Nahdatul Ulama (NU), PD Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Wanita Al irsyad, Wanita  Gerindra, Wanita PKB dan Wanita PAN dan beberapa majelis taklimat. ( Humas) 

Berita Acara KPUD, PKS Lolos Verifikasi Faktual!

*PKS Pemalang Persiapkan Caleg Pemilu 2019

PEMALANG.PKS.ID - Setelah PKS dinyatakan lolos verifikasi faktual menurut berita acara KPUD Pemalang. Kini PKS Pemalang bersiap menyongsong Pemilu Legislatif 2019. Langkahnya dengan mempersiapkan calon legislatif (caleg), baik untuk DPRD Pemalang, Jateng, bahkan DPR RI.

Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, mengatakan, PKS tengah menyusun daftar caleg dari berbagai latar belakang. Komposisinya adalah dari kalangan internal dan juga eksternal baik tokoh masyarakat, pengusaha, dan lainnya.
Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, saat menerima delegasi KPUD Pemalang melakukan verifikasi faktual

"Target PKS Pileg 2019 nanti PKS meningkat dan lebih baik, langkahnya dengan memanaskan struktur hingga ke tingkat ranting-ranting PKS di desa-desa," ungkapnya.

Sejauh ini sudah berjalan sejumlah konsolidasi di lingkungan partainya. Juga kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat terus dilakukan dalam upaya bermanfaat dan berkontribusi kepada masyarakat. Ditambahkan dia, PKS Pemalang selalu mencoba berkontribusi riil dalam program pelayanan masyarakat. Seperti layanan mobil ambulan gratis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Serta program lainnya berupa advokasi dan pendampingan kepada petani oleh bidang buruh petani dan nelayan, pengarus utamaan keluarga oleh bidang Perempuan dan ketahanan keluarga.Serta pendidikan politik ditengah masyarakat.

"Kami berharap program-program tersebut bisa menjadi sarana kami dalam berkhidmat kepada rakyat. Pelayanan kami kepada semua, tidak memandang suku, ras dan agama. Semoga semakin menambah kepercayaan masyarakat kepada kami. Ini sebagai salah satu komitmen kami untuk senantiasa ada bersama sama masyarakat tidak hanya pada waktu pemilu saja," tandas dia.(humas)

Minggu, 20 Agustus 2017

Lomba Mancing PKS, 365 Mancing Mania Buru 3 Ikan Cepot seberat 15 Kg


Pemalang.PKS.id- Peserta  Lomba Mancing PKS dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia, membludak hingga 365 orang mancing mania. Lomba ini dilaksanakan di Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Minggu (20/8) kemarin.


Saluran irigasi setempat sepanjang 100 meter  menjadi lokasi lomba mancing PKS tersebut, sisi kanan dan kiri irigasi menjadi tempat duduk bagi 365 orang mania mancing yang berasal dari berbagai daerah.  Tidak ada ketentuan khusus dalam lomba ini, siapa berhasil paling cepat menangkap satu dari 3 ikan lele yang disebut pula ikan “cepot” dengan bobot paling besar akan mendapatkan hadiah utama.
Selain 3 ikan cepot sebagai buruan utama, peserta yang berhak mendapatkan hadiah adalah yang mampu menangkap ikan lele paling banyak.
Dijelaskan oleh ketua Panitia, Daliwan, panitia lomba mancing ini menebar 3 ikan cepot  dengan berat  total 15 kg dan 1000an ekor lebih  Ikan lele dengan berat total 80 kg.
“Alhamdulillah warga sekitar juga sangat antusias, baik dari pesertanya maupun yang menyaksikan lomba ini, sampai-sampai jalan sementara harus ditutup untuk keamanan para peserta dan warga yang menonton,” terang anggota DPRD Pemalang ini.
Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan lomba mancing PKS ini diselengarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Republik Indonesia. Sebagai rasa sukacita akan berkah kemerdekaan Indonesia.
“Kegiatan ini sebagai rasa syukur akan nikmat kemerdekaan Indonesia. PKS sebagai salah satu elemen bangsa ingin bersama-sama merayakannya. Mengapa dipilih desa Kendalsari, karena  desa ini menjadi salahsatu desa basis PKS, ” terang dia.


Anggota DPRD Provinsi Jateng, Riyono, dalam kesempatan membuka lomba Mancing PKS ini mengapresiasi peminat lomba mancing ini terbukti dengan jumlah peserta yang membludak.
“Lomba mancing ini sebagai sarana silaturahmi antara PKS dengan masyarakat, saya berharap dapat rutin dilaksanakan,” pungkasnya. (humas)



Minggu, 16 April 2017

Baksos Sembako Murah dan Pengobatan Thibunnabawi PKS Bodeh Diserbu Warga

PEMALANG.PKS.ID – Bakti Sosial (Baksos) Partai Keadilan Sejahetara (PKS) diserbu warga. Sebanyak 250 paket sembako murah ludes diborong warga Desa Kesesi Rejo, Kecamatan Bodeh, Pemalang, Sabtu (15/4/2017).


Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan rangkaian kegiatan Milad ke-19 PKS. Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, mengatakan PKS dengan taglinenya berkhidmat untuk rakyat berusaha menjadikan masyarakat sebagai orientasi program-programnya. PKS  memang merupakan partai politik, namun agenda tidak melulu berkaitan dengan politik.

“Jadi setiap program PKS ke depan adalah berorientasi kepada masyarakat, misal dengan program semacam bakti sosial dan sebagainya,” terang dia.

Sementara ketua DPC PKS Bodeh, Khaeroni, mengatakan dalam kegiatan baksos tersebut dibagikan 250 paket sembako murah dengan harga dipasaran Rp45.000. Tetapi dalam baksos tersebut dijual dengan harga Rp25.000.

“Alhamdulillah antusiasme warga Sangat tinggi, hanya dalam waktu 15 menit sudah habis, sembako yang kami siapkan,” terang dia.

Dia mengungkapkan, sembako tersebut berasal dari pengumpulan dana baik dari kader, lembaga dan struktur PKS Pemalang. Selain agenda bazar sembako murah, Pihaknya juga menyelenggarakan pengobatan thibunnabawi gratis.

“Kader kami yang memiliki kemampuan pengobatan thibunnabawi melakukan pelayanan kesehatan,  seperti Chiropractic dan bekam, dengan bimbingan Tabib Wasurin,” terangnya.

Selama april, PKS Pemalang menyelenggarakan rangkaian kegiatan milad ke-19 PKS dengan agenda Bakti Sosial, Seminar Ketahanan Keluarga (23/4) mendatang, Jalan Sehat  PKS pada (30/4) mendatang semua kegiatan dipusatkan di kantor DPD PKS Pemalang. (humas)


PKS Pemalang Mitra Pemerintah Daerah Mencapai Visi Pemalang Berjatidiri


PKS.pemalang.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Pemalang, menggelar Rapat Koordinasi Daereah (Rakorda) tahun 2017, bertempat di Kantor DPD PKS Pemalang, Jl. Ahmad Dahlan no.99, kebondalem, Pemalang, Minggu (16/4/2017).


Rakorda PKS Pemalang ini dilaksanakan masih dalam bingkai rangkaian perayaan milad ke-19 PKS. Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, mengatakan PKS dengan taglinenya berkhidmat untuk rakyat berusaha menjadi mitra dalam pembangunan bangsa dan negara serta daerah. “ Dalam konteks  Kabupaten Pemalang saja, dengan potensi kader dan lima anggota DPRD siap menjadi mitra strategis dalam pemerintah Daerah Pemalang,” terang dia. 

Dalam rakorda ini, lanjut dia,  akan  menyusun program-program turunan dari tagline PKS untuk diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat. “Jadi setiap program PKS ke depan adalah berorientasi kepada masyarakat,” terang dia.

Hadir mewaikili pemerintah daerah Kab. Pemalang, Asisten I Setda Pemalang bidang Pemerintahan,  Ainurrofiq, mengatakan pengharapan agar program PKS bertautan dengan program-program pemerintah daerah. Khususnya dalam program pendewasaan berpolitik masyarakat Pemalang.
“PKS menjadi mitra pemerintah dalam pendidikan politik masyarakat. PKS juga kami harapkan menjadi elemen yang mendorong  akhlakul karimah di lingkungan Kabupaten Pemalang, sehingga membantu pemerintah daerah dalam mencapai visi kabupaten Pemalang yang berjatidiri,” terang dia mewakili Bupati Pemalang, H. Junaedi, SH,MM.


Selama april, PKS Pemalang menyelenggarakan rangkaian kegiatan milad ke-19 PKS dengan agenda Bakti Sosial, Seminar Ketahanan Keluarga (23/4) mendatang, Jalan Sehat  PKS pada (30/4) mendatang semua kegiatan dipusatkan di kantor DPD PKS Pemalang. (humas)

Senin, 27 Maret 2017

Vian : Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Pernah Capai 30 persen

Pemalang.pks.id - Memprihatinkan, keterwakilan perempuan di DPR tak pernah mencapai target 30 persen, Bahkan Kecenderungannya semakin menurun. Hal itu diungkapkan Rizki Wulan Suciviani dalam Sarasehan yang diselenggarakan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pemalang di ruang Sidang Paripurna DPRD Pemalang, Sabtu (25/3/2017).



Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKS ini menyebutkan trend menurunkanya keterwakilan perempuan tersebut tidak hanya di DPRD Kabupaten Pemalang saja, tetapi juga di DPRD Provinsi Jateng dan DPR RI. "Bahkan dari periode 2014 DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten  juga cenderung menurun, Karena belum  pernah tercapai, saya mengajak ibu-ibu untuk lebih semangat lagi mencalonkan diri di 2019, " terang dia dihadapan peserta Sarasehan.

Vian, Sapaan Akrabnya, menambahkan bahwa sejak angin reformasi berhembus tahun 1998 lalu, ada keinginan kuat untuk mengangkat partisipasi rakyat dalam kehidupan politik. Termasuk penguatan peran politik kaum perempuan. Sebagai tindak lanjutnya, diciptakanlah affirmative action untuk mendorong keterwakilan perempuan di lembaga-lembaga politik. Affirmative action tersebut memberikan syarat kepada partai politik untuk mengakomodasi keterwakilan perempuan, dalam penerapannya mewajibkan kuota 30% keterwakilan perempuan.

"Proses itu tertuang dalam paket undang-undang politik di Indonesia. Dalam pencalonan Anggota Legislatif wajib mengakomodasi 30% perempuan. Dalam kepengurusan partai politik wajib mencantumkan 30% pengurus adalah perempuan. Hingga hari ini, dalam setiap UU pemilu dicantumkan ketentuan untuk mencapai kuota 30% tersebut," ujar dia.


Hal itulah, lanjut Vian, yang menjadi angin segar, peran perempuan dalam kehidupan berpolitik maupun dalam parlemen, termasuk di level lokal Kabupaten Pemalang. Meskipun dalam realitanya, kondisi tersebut sampai saat ini belum mampu membangun peran politik perempuan yang lebih besar.
"Kenyataannya keterwakilan perempuan di DPR tak pernah mencapai target 30 persen," terang dia

Tujuan dan komitmen politik anggota parlemen perempuan adalah untuk mendorong percepatan pembangunan pemberdayaan perempuan; perlindungan anak; dan pengarusutamaan perempuan sebagai strategi mewujudkan kesetaraan gender di berbagai sektor pembangunan. tetapi peran ini membutuhkan kerjasama banyak pihak.

"Realita di parlemen, Fungsi anggota DPRD perempuan melebur bersama dengan tugas pokok fungsi dari wakil rakyat lain (pria) yakni Legislasi (legal drafting), pengawasan (monitoring) dan pengangaran (budgeting). Melebur, tanpa sekat gender. Bahkan seringkali tidak koheren dengan isu perempuan dan anak," terangnya
 Untuk itu, anggota DPRD Pemalang dari dapel VI ini mengajak agar keterwakilan perempuan di parlemen meningkat dan membangun kemitraan antar elemen organisasi perempuan. (humas)
 
Copyright © 2014 PKS Pemalang | Distributed By Blogspot Templates | Designed By OddThemes