DO NOT MISS

Selasa, 21 Juni 2016

Suwarso Pimpin Relawan PKS Pemalang Bantu Korban Bencana Purworejo

                                 
Evakuasi di Desa Donorati, Kebumen. Temukan 5 jenazah.sumber;@pksjateng
Pemalang.pks.id - Relawan PKS Pemalang diberangkatkan untuk bantu korban Bencana banjir dan longsor di Purworejo dan Kebumen. Ketua DPD PKS Pemalang, Suwarso, langsung memimpin delegasi dari Pemalang ini, Selasa (21/6/2016).

Satu tim beranggotakan delapan personel kepanduan ini langsung diberangkatkan dari kantor DPD PKS Pemalang. Rencananya tim akan bergabung dengan seluruh tim relawan dan kepanduan se-Jawa Tengah.

Suwarso mengatakan DPD PKS Pemalang terpanggil untuk mengirimkan relawan setelah mendengar betapa dahsyatnya bencana yang melanda 16 Kabupaten Kota di Jateng ini. Memang yang terparah adalah di Purworejo dan Kebumen.

"Kami akan bergabung dengan tim kepanduan dan relawan Se Jawa Ten
gah di sana, kemungkinan kami akan diterjunkan di Desa Donorati, Desa Caok, atau Desa Jelok," terang dia.

Tim yang dikirim ini, lanjut Suwarso, merupakan tim yang sudah terlatih dan sering diterjunkan di sejumlah daerah bencana di Jawa Tengah seperti Karanganyar maupun Banjarnegara.
" Tim ini sudah terlatih untuk recovery daerah bencana," tandas dia.

Selain pengiriman Relawan, Pihaknya juga melakukan penggalangan dana atau munashoroh untuk Purworejo dan Kebumen. Dana tersebut dihimpun dari kader dan simpatisan PKS di Kabupaten Pemalang.
"Penggalangan dana dilakukan sepekan kedepan hingga 27 Juni 2016 ini, melalui jalur struktural dan kaderisasi PKS Pemalang," jelas Suwarso.

Untuk diketahui, Bencana di jawa tengah ini terjadi akibah hujan yang merata di Jawa Tengah pada Sabtu (18/6). Total 16 Kabupaten Kota terdampak bencana akibat cuaca ekstrim ini. Beberapa daerah yang terdampak bencana yakni Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo.

Mayarakat yang ingin berdonasi dapat melalui rekening Donasi DPW PKS Jateng.

(humas)  

Rabu, 01 Juni 2016

Kasus Tindak Kekerasan dan Asusila Merebak, "Pemalang Berakhlak" Kapan?*

*Pemalang Berakhlakul Karimah Hanya Jargonkah?

Pemalang.Pks.Id
- Pemalang akhir-akhir ini gempar dengan sejumlah kasus tindak kekerasan dan tindak asusila. Persoalan tersebut diangkat oleh Anggota legislatif Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Endang Purwanti, SH dalam rapat paripurna DPRD Pemalang, (1/6/2016) kemarin.


Anggota dewan yang memiliki background pendidikan sebagai lawyer ini prihatin dengan situasi yang merebak belakangan ini. Miris karena Kabupaten Pemalang disorot bukan karena prestasi pembangunannya melainkan pemberitaan sejumlah kasus tindak kekerasan dan asusila khususnya terhadap anak.
"Pemalang gempar, dari kasus pelecehan seksual, perkosaan sampai kasus pembunuhan," terang dia.. Kejadian semacam ini, lanjut Endang,  merupakan fenomena gunung es, dimana hanya sedikit fakta yang terlihat dipermukaan. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan.

"Di sini hampir akhlak dan karakter yang ditanamkan di keluarga maupun sekolah tak mampu menghadang laju dekadensi moral masyarakat kita," ujarnya.

F-PKS, lanjut endang, berharap agar ragam kegiatan yang sudah dilaksanakan Pemerintah Daerah seperti: Pemalang Bershalawat, Pengajian Akbar, dll yang telah diselenggarakan tidak berhenti pada seremonial saja. Tapi dapat ditingkatkan agar menjadi “Pemalang Berakhlak”. "Tidak hanya shalawatan, pengajian akbar tetapi lebih jauh lagi Pemalang Berakhlak, karena Akhlak adalah Benteng bagi setiap jiwa," tegas Endang.

Dalam rapat paripurna pengesahan 9 raperda tersebut, Endang juga mendesak Pemerintah Daerah tegas dalam pengaturan dan pembatasan peredaran minuman keras (Miras). Legislator Perempuan dari Dapil V ini merasa belum ada ketegasan dari eksekutif. Padahal, lanjutnya, produk hukum berupa Peraturan Daerah telah dibuat.
"Tinggal eksekusi dan keberanian dari eksekutif terkait. Hal ini menjadi penting, karena tindak kriminalitas dan rusaknya ketertiban di masyarakat seringkali bermula dari Miras," tandas dia.

Dihadapan peserta Rapat Paripurna bersama SKPD Pemalang, Endang mewakili Fraksi PKS,  mendorong agar dinas terkait dapat menggelar operasi miras.

"Agar masyarakat percaya dengan itikad pemerintah daerah, hasil operasi tersebut dapat dimusnahkan dihadapan elemen masyarakat baik organisasi masyarakat, agama maupun lembaga Swadaya Masyarakat," Tantang Endang.
 
Copyright © 2014 PKS Pemalang | Distributed By Blogspot Templates | Designed By OddThemes